Ario
Adi Prakoso - NIM:13040112140151-Kelas E
Program
Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Jurusan
Ilmu Perpustakaan
Fakultas
Ilmu Budaya Universitas Diponegoro
Abstrak
Pelayanan Bimbingan dan Konseling
dilaksanakan dari manusia untuk manusia dan oleh manusia. Proses Bimbingan dan
Konseling seperti itu melibatkan manusia dan kemanusiaan sebagai totalitas yang
menyangkut potensi-potensi dan kecenderungan-kecenderungannya, perkembangannya
dinamika kehidupannya, permasalahan-permasalahannya dan interaksi dinamis antar
berbagai unsur yang ada. Menjelaskan tentang pengertian layanan informasi, Tujuan
dan Fungsi layanan Informasi, dan Materi umum Layana informasi. Pada Materi
umum Layana informasi membahas tentang Informasi pengembangan pribadi, Informasi
kurikulum dan proses belajar mengajar, Informasi jabatan, Informasi kehidupan
keluarga, sosial kemasyarakatan, keberagaman, sosial budaya, dan lingkungan,
dan Informasi Pendidikan tinggi.
A. Pendahuluan
Upaya sistemik
dalam mengantarkan individu peserta didik menjadi manusia seutuhnya mencakup
berbagai komponen. Peserta didik sebagai raw input dalam menuju perkembangannya
secara optimal sebagai out came mengalami berbagai prosesi. Pada pendidikan
disekolah sekurang-kurangnya meliputi proses pelayanan pengembangan pribadi dan
kesejahteraan peserta didik, pelayanan pengajaran dan pelayanan administratif.
Ada juga pelayanan Bimbingan dan Konseling.
Pelayanan
Bimbingan dan Konseling dilaksanakan dari manusia untuk manusia dan oleh
manusia (Prayitno, 1994). Proses Bimbingan dan Konseling seperti itu melibatkan
manusia dan kemanusiaan sebagai totalitas yang menyangkut potensi-potensi dan
kecenderungan-kecenderungannya, perkembangannya dinamika kehidupannya,
permasalahan-permasalahannya dan interaksi dinamis antar berbagai unsur yang
ada. Maka untuk dapat tercapainya pelayanan Bimbingan dan Konseling dibutuhkan
pemahaman terkait pelayanan-pelayanan yang ada dalam pelayanan Bimbingan dan
Konseling. Pelayanan Bimbingan dan Konseling diselenggarakan terhadap sasaran
layanan baik secara individu maupun kelompok. Dalam hal ini, penyusun mencoba
menggali terkait pelayanan informasi yang termasuk juga dalam layanan Bimbingan
dan Konseling.
B. Pembahasan
Berbagai jenis
layanan dan kegiatan perlu dilakukan sebagai wujud penyelenggaraan pelayanan
bimbingan dan konsleing terhadap sasaran layanan, yaitu peserta didik. Jenis
layanan dan kegiatan tersebut perlu terselenggara sesuai dengan keempat bidang
bimbingan yaitu :
1. Layanan orientasi
2. Layanan Informasi
3. Layanan Penempatan dan penyaluran
4. Layanan Bimbingan Belajar
5. Layanan Konseling perseorangan
6. Layanan Bimbingan Kelompk
7. Layanan Konsleing Kelompok
Dalam makalah ini, akan dibahas
mengenai penilaian layanan informasi BK. Layanan informasi adalah layanan
bimbingan yang memungkinkan peserta didik dan pihak-pihak lain yang dapat
memberikan pengaruh yang besar kepada peserta didik (terutama orangtua)
menerima dan memahami informasi (seperti informasi pendidikan dan informasi
jabatan) yang dapat dipergunakan sebgaai bahan pertimbangan dan pengambilan
keputusan sehari-hari sebagai pelajar, anggota keluarga, dan masyarakat.
C. Layanan
Informasi
• Pengertian
Layanan informasi yaitu : layanan
Bimbingan dan Konseling yang memungkinkan peserta didik (klien) menerima dan
memahami berbagai informasi (seperti informasi pendidikan dan informasi
jabatan) yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan pengambilan
keputusan untuk kepentingan peserta didik (klien). Klien tidak hanya peserta
didik tetapi bisa juga orang tua atau wali.
• Tujuan dan
Fungsi layanan Informasi
Layanan informasi bertujuan untuk
membekali individu dengan berbagi pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai
hal yang berguna untuk mengenal diri, merencanakan, dan mengembagkan pola
kehodupan sebagai pelajar, anggota keluarga dan masyarakat. Pemahaman yang
diperoleh melalui layanan informasi, digunakan sebagai bahan acuan dalam
meningkatkan kegiatan dan prestasi belajar, mengembangkan cita-cita,
menyelenggarakan kehidupan sehari-hari dalam mengambil sebuah keputusan.
• Materi umum
Layana informasi
Materi yang dapat yang diangkat melalui
layanan informasi ada berbagiai macam, yaitu meliputi :
1. Informasi
pengembangan pribadi
Meliputi
kegiatan pemberian informasi tentang:
a. Tugas-tugas
perkembangan masa remaja akhir tentang kemampuan dan perkembangan pribadi
b. Perlunya
pengembangan kebiasaan dan sikap dalam keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan
YME
c. Usaha yang
dapat dilakukan dalam mengenal bakat, bakat, minat serta bentuk-bentuk
penyaluran
dan pengembangannya
d. Perlunya
hidup sehat dan upaya pelaksanaan
e. Usaha yang
dapat dilakukan melalui Bimbingan dan Konseling dalam membantu peserta didik
dalam menghadapi masa peralihan dari masa
remaja awal kemasa remaja yang penuh tantangan.
2. Informasi
kurikulum dan proses belajar mengajar
Meliputi
kegiatan pemberian informasi tentang:
a. Tugas-tugas
perkembangan masa remaja berkenaan dengan pengembangan diri, ketrampilan, ilmu
pengetahuan, teknologi dan kesenian.
b. Perlunya
pengembangan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, aktif terprogram, baik
belajar
sendiri maupun kelompok.
c. Cara belajar
diperpustakaan, meringkas buku, membuat catatan dan mengulangi pelajaran
d. Kemungkinan
timbulnya permasalahan belajar dan cara mengatasinya
e. Pengajaran
perbaikan dan pengayan
f. Pelaksanaan
pelayanan Bimbingan dan Konseling dalam upaya meningkatkan kegiatan dan hasil
belajar peserta didik
g. Kursus dan
sekolah yang mungkin dimasuki setelah tamat
h. Tata tertib
sekolah, cara bertingkah laku, tata karma dan bersopan santun Sistem
penjurusan,
kenaikan kelas, syarat-syarat mengikuti
UN/UAN/US
i. Fasilitas
belajar/sumber belajar
j. Cara mempersiapkan
diri dan belajar di sekolah
3. Informasi jabatan
Meliputi
kegiatan pemberian informasi tentang:
a. Tugas
perkembangan masa remaja tentang kemampuan dan perkembangan karir
b. Perkembangan
karir dimasyarakat
c. Sekolah
menengah, kursus-kursus, beserta program pilihannya, baik baik umum maupun
kejuruan
dalam rangka rangka pengembangan karir
d. Jenis
tuntunan dan syarat-syarat jabatan yang dapat dimasuki tamatan SLTP/SLTA,
seperti
kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan yang
harus dimiliki.
e. Kemungkinan
permasalahan yang muncul dalam pilihan pekerjaan atau karir dan tuntutan
pendidikan yang lebih tinggi akibatnya.
f. Pelaksanaan
pelayanan bimbingan karir bagi para peserta didik.
g.
Syarat-syaratnya memasuki suatu jabatan, kondisi jabatan/karier serta
prospeknya.
h.
Langkah-langkah yang perlu ditempuh guna menetapkan jabtan/karier.
i. Memasuki
perguruan tinggi yang sejalan dengan cita-cita karier.
4. Informasi
kehidupan keluarga, sosial kemasyarakatan, keberagaman, sosial budaya, dan
lingkungan
Meliputi
kegiatan pemberian informasi tentang:
a. Tugas
perkembangan masa remaja tentang kemampuan berhubungan sosial
b. Cara
bertingkahlaku, tata krama, sopan santun, dan disiplin
c. Tata krama
pergaulan dengan teman sebaya, baik di sekolah sendiri maupun di sekolah lain,
peserta
didik dengan dewan guru dan karyawan dalam
rangka kehidupan yang harmonis di lingkungan
sekolah
d. Suasana dan
tata krama kehidupan dalam keluarga
e. Nilai-nilai
sosial, agama, adat istiadat, kebiasaan dan tata krama yang berlaku
dilingkungan
masyarakat
f. Hak dan
Kewajiban warga negara
g. Kesamaan dan
keterlibatan masyarakat
h.
Peristiwa-peristiwa yang terjadi di masyarakat sekitar
i. Permasalahan
hubungan sosial dan keterlibatan masyarakat beserta akibatnya
j. Pengenalan
dan manfaat lingkungan yang lebih luas (lingkungan fisik, sosial dan budaya)
k. Melaksanakan
pelayanan sosial
5. Informasi
Pendidikan tinggi
• Penyelenggaraan Layana informasi
Layanan informasi dapat diselenggarakan melalui ceramah,
tanya jawab, dan diskusi yang dilengkapi dengan peragaan, selebaran, tayangan
foto, film atau vidio, kunjungan ke perusahaan-perusahaan. Berbagai nara
sumber, baik dari sekolah sendiri, atau dari sekolah lain, dari lembaga-lembaga
pemerintah, maupun dari berbagai kalangan di masyarakat dapat diundang guna
memberikan informasi kepada peserta didik. Namun perlu diingat bahwa semua
kegiatan hendaknya direncenakan direncanakan secara matang.
Layanan informasi dapat dilaksanakan secara individual,
klasikan dan ataupun diselenggarakan secara umum. Dapat juga diberikan secara
lisan ataupun seperti jurnal, majalah, dan leaflet.
• Instrumen
Evaluasi layanan Informasi
Dalam mengevaluasi pelaksanaan layanan Informasi kami
menggunakan teknik wawancara. Wawancara adalah suatu proses memperoleh
informasi dengan cara melakukan tanya jawab secara langsung antara peneliti
dengan responden/pihak terkait. Teknik ini digunakan untuk mencari informasi
tentang sejauh mana layanan informasi telah dilaksanakan pada suatu sekolah
dengan cara wawancara langsung dengan konselor sekolah disekolah tersebut.
D. Penutup
Kesimpulan
Pelayanan Bimbingan dan Konseling
diselenggarakan terhadap sasaran layanan baik secara individu maupun kelompok.
Dalam hal ini, diharapkan mencoba
menggali terkait pelayanan informasi yang termasuk juga dalam layanan Bimbingan
dan Konseling, Layanan informasi bertujuan untuk membekali individu dengan
berbagi pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai hal yang berguna untuk
mengenal diri, merencanakan, dan mengembagkan pola kehodupan sebagai pelajar,
anggota keluarga dan masyarakat.
Saran
Dalam mengevaluasi pelaksanaan layanan
Informasi kami menggunakan teknik wawancara. Wawancara adalah suatu proses
memperoleh informasi dengan cara melakukan tanya jawab secara langsung antara
peneliti dengan responden/pihak terkait, tetapi perlu juga membuat kuesioner
yang dibagikan kepada siswa-siswa agar mengetahui juga apa pelaksanaan layanan
informasi berjalan dengan bak.
DAFTAR PUSTAKA
Prayitno, 1999. Panduan Kegiatan pengawasan Bimbingan dan
Konseling di sekolah.Jakarta: PT Asdi Mahasatya.
Giyono. Desember. Diktat Bimbingan dan Konseling di
sekolah.
Home